BLU Batu Bara Dinilai Dapat Atasi Penyelewengan Harga Subsidi

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Rencana pemerintah membentuk Badan Layanan Umum (BLU) subsidi batu bara untuk industri dinilai dapat mengoptimalkan rantai pasok batu bara untuk menjaga ketahanan energi. 

Sebagaimana diketahui, sejauh ini ada tiga industri yang menikmati harga khusus Domestic Market Obligation (DMO) batu bara, di antaranya adalah PT PLN (Persero) yang harga batu baranya dipatok US$70 per ton serta industri pupuk dan semen yang dipatok US$90 per ton. 

Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) Anggawira mengatakan, dengan adanya BLU, harga batu bara khusus dalam negeri DMO bakal dilepas ke mekanisme pasar.

Maka dari itu, menurutnya, BLU akan berdampak pada perusahaan yang membeli batu bara dengan mekanisme pasar, khususnya di industri non-kelistrikan.

"Saat ini industri batu bara bukan untuk menunjang industri kelistrikan saja. Kalau industri non-kelistrikan tidak masuk skema BLU tidak hanya akan mengganggu industri yang modalnya terbatas, namun juga bagi industri bermodal besar. Untuk itu, industri non-kelistrikan seperti semen harusnya juga ikut diikutsertakan dalam skema BLU," ujar Anggawira dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (28/7/2022).

Anggawira mengatakan, kehadiran BLU batu bara justru punya peran penting untuk memperbaiki tata kelola rantai pasok batu bara nasional khususnya untuk mengatasi penyelewengan yang sering terjadi. 

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan