Keterlaluan ! ACT Diduga Juga Sikat Dana Bantuan Bencana Alam

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, berdasarkan laporan Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial, ada indikasi para petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengambil dana bantuan untuk bencana alam.

Laporan itu yang menjadi dasar pencabutan izin ACT sebagai lembaga pengumpulan uang dan barang.“Ada indikasi dia juga mengambil dana-dana untuk bantuan bencana alam itu dengan jumlah tertentu,” kata Muhadjir di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (1/8/2022).

Muhadjir menjelaskan, berdasarkan aturannya, para pengelola dana donasi tidak boleh mengambil satu persen pun dari dana yang dikumpulkan. Dana yang dikumpulkan tersebut harus disalurkan 100% kepada para korban bencana alam.

“Termasuk untuk bencana alam itu harus 0. Tidak boleh bantuan bencana alam itu pihak pengelola, pengumpul tak boleh mengambil satu persen pun, ga boleh,” jelasnya.

Selain itu, ACT juga disebut telah mengambil biaya operasional di atas ketentuannya. Menurut Muhadjir, hal itu  telah diakui para petinggi ACT.

“Dia mengakui telah mengambil biaya untuk operasional itu di atas yang seharusnya 10%, dia ambil 13,6%. Nah, tetapi berdasarkan hasil temuan dirjen ternyata tak itu juga. Tidak itu dalam arti lebih tinggi,” kata Muhadjir.  

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan