Utang Yunani Tembus 207 Persen, Krisisnya Mengakar dan Terjadi Bertahun-tahun

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Negara dengan utang tertinggi ketiga di dunia adalah Yunani. Berdasar rasio terhadap produk domestik bruto atau PDB-nya, utang tersebut tembus 207 persen dengan nilai 367 miliar dolar AS per 2020.

Di urutan pertama, menurut catatan Visual Capitalist, adalah Jepang diikuti oleh Sudan. Selanjutnya adalah Yunani dalam daftar yang dirilis tahun 2021. 

Dilansir Investopedia, krisis utang Yunani berasal dari pengeluaran pemerintah yang besar dan masalah yang meningkat selama bertahun-tahun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

PASOK atau Gerakan Sosialis Panhellenic yang didirikan Andrean Papandreou tahun 1974 duduk di kursi kekuasaan Yunani. Dalam tiga dekade berikutnya, PASOK berganti kekuasaan dengan Partai Demokrasi Baru

Tetapi pertumbuhan itu datang dengan harga yang mahal dalam bentuk defisit yang meningkat dan beban utang yang meningkat. Ini diperparah oleh fakta bahwa langkah-langkah untuk Yunani ini telah melampaui batas yang diamanatkan oleh Pakta Stabilitas dan Pertumbuhan UE ketika diterima di Zona Euro.

Ketika Yunani menjadi anggota ke-10 Uni Eropa (UE) pada 1 Januari 1981, ekonomi dan keuangan negara itu dalam kondisi yang baik, dan pada 1999 negara itu memiliki rasio utang terhadap PDB yang terhormat kurang dari 60 persen dan defisit anggaran di bawah 3 persen dari PDB.

Sumber: jpnn.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan