“Murni Satu Lawan Satu”, Pengacara Bharada E Bingung Soal Jerat Pasal Kasus Brigadir J

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi  menyebut Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E telah menembak Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J bukan dalam konteks membela diri.

Pengacara Bharada E, Andreas Nahot Silitonga tak terima akan hal tersebut dan mengatakan pernyataan tersebut merupakan versi penyidik.

"(Bukan pembelaan diri, red) kalau dalam konteks penyidikan memang itu versi dari penyidik," kata Andreas di Bareskrim Polri, Kamis (4/8).

Namun, klaim dia, berdasar penjelasan Bharada E bahwa insiden berdarah itu bermula dari aksi Brigadir J yang melakukan penembakan terlebih dahulu.

"Cuma dari apa yang disampaikan klien kami itu sudah sangat clear, peristiwanya juga sangat clear, bagaimana penembakannya dilakukan sudah dimulai duluan dari korban," kata Andreas.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya menyakini penembakan yang dilakukan Bharada E terhadap Brigadir J, dalam rangka pembelaan diri.

Sumber: m.jpnn.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan