RUU Baru Dukung Polisi Victoria Sita Aset Kripto Penjahat

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta -

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews menyatakan bahwa ada undang-undang baru yang diperkenalkan ke parlemen pada Selasa, 2 Agustus 2022, di bawah Undang-Undang Amandemen Kejahatan Besar dan Keamanan Komunitas 2022.

Undang-undang tersebut dibuat untuk menindak kejahatan terorganisasi dan diharapkan mampu memberikan otoritas yang lebih besar kepada pihak berwenang untuk mengidentifikasi dan menyita aset digital karena adanya peningkatkan penggunaan cryptocurrency digital oleh kejahatan terorganisasi.

Dilansir dari Cointelegraph pada Kamis (4/8/2022), berdasarkan data dari Chainalaysis, diperkirakan ada setidaknya sebanyak US$10 miliar cryptocurrency dipegang oleh alamat dompet yang terkait dengan aktivitas terlarang pada awal 2022.

Melalui RUU baru, Polisi Victoria yang berada di Australia akan memiliki otoritas untuk menyita cryptocurrency dan aset digital dari penjahat serta memaksa platform untuk menyerahkan informasi mengenai tersangka yang dapat membantu dalam penyelidikan kriminal.

Undang-undang ini juga nantinya dapat membantu polisi dalam melakukan pencarian lebih luas dengan data informasi diperoleh dalam transaksi cryptocurrency atau aset digital lain yang dilakukan, sehingga polisi dapat membantu korban untuk memperoleh kompensasi dari asetnya yang dirampas.

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan