Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pengacara Yakin Bharada E Hanya Melakukan Pembelaan Diri Terkait Tewasnya Brigadir J

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Kasus tewasnya Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Samb memasuki babak baru setelah Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada E sebagai tersangka.

Mengenai hal ini, Kuasa hukum Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu masih berkeyakinan jika kliennya hanya melakukan pembelaan diri terkait kasus penembakan yang menewaskan Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Klaim itu disampaikan merujuk pada keterangan Richard Eliezer yang mengatakan bahwa Yosua lah yang pertama kali melepaskan timah panas. Menurut tim kuasa hukum, apa yang disampaikan Richard sudah terang benderang.

"Cuma dari apa yang disampaikan klien kami itu sudah sangat clear, peristiwanya juga sangat clear. Bagaimana penembakannya dilakukan sudah dimulai duluan dari korban ya, sehingga tadi masih meyakini bahwa ini adalah sebuah pembelaan diri, tapi itu penilaian subjektif dari penyidik yang kami juga hargai," kata Andreas Nahot Silitonga selaku kuasa hukum Richard di Bareskrim Polri, Kamis (4/8/2022).

Di sisi lain, Polri menegaskan jika Richard Eliezer bukan melakukan pembelaan diri. Andreas pun tidak masalah dengan pernyataan tersebut.

"Ya itu pandangan mereka ya, cuma yang disampaikan oleh klien kami, jelas penembakan itu dilakukan oleh korban terlebih dahulu, sehingga, ya sifatnya adalah untuk membela diri sehingga dia menembakkan juga," sambungnya.

Sumber: suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan