Soal Pasal yang Disangkakan ke Bharada E, Ganjar: Bagi Saya Memang itu Pembunuhan Biasa, Bukan Pembunuhan Berencana

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Richard Eliezer atau Bharada E resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tim Khusus bentukan Kapolri Listyo Sigit itu menyangkakan pasal 338 juncto pasal 55 dan 56 KUHP kepada Bharada E. Dalam pasal itu berbunyi:

Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Menanggapi hal itu, Dosen Ilmu Hukum Pidana Universitas Indonesia Gandjar Laksmana menjelaskan maksud dari pasal 338 dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana:

"Pasal 338 itu pembunuhan biasa yang berbeda dengan 340 sebagai pembunuhan berencana. Kalau 338 itu pembunuhan secara spontan, peristiwanya terjadi begitu saja. Kalau ada indikasi keterlibatan orang lain, itu bisa jadi pintu masuk untuk melihat apakah ini pembunuhan biasa atau berencana," kata Ganjar dikutip dari wawancara di program Kabar Petang TV One.

Gandjar menilai penetapan Bharada E yang dijerat pasal 338 oleh Polri sudah tepat, karena memang tindakan itu hanya pembunuhan biasa, bukan pembunuhan berencana seperti yang diminta oleh pengacara keluarga Brigadir J.

Sumber: jpnn.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan