Tega! Anggaran Makan Santri Penghafal Alquran Diduga Dikorupsi

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu tengah menangani dugaan tindak pidana korupsi belanja makan minum (mamin) harian santri Tahfizh Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2020. Penanganan kasus yang semula masih dalam tahap penyelidikan, kini resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Indramayu, Gunawan, menjelaskan, pada 2020 lalu, Pemkab Indramayu melalui Sekretariat Daerah telah  menganggarkan dana untuk kegiatan belanja mamin harian santri tahfizh, muhafizh dan admin takhasus di Rumah Tahfizh. Adapun dananya sebesar Rp 1,449 miliar. 

"Rumah Tahfizh itu merupakan implementasi Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi misi Rumah Tahfizh Alquran dan menciptakan generasi penghafal Alquran 30 juz,’’ kata Gunawan, Jumat (5/8).

Pelaksanaan kegiatan Rumah Tahfidz itu ditetapkan dalam Peraturan Bupati Indramayu Nomor 31 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Rumah Tahfizh Al-Qur’an.

Namun mirisnya, dari total anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Indramayu tersebut, diduga telah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan melawan hukum atau menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana. "Sehingga kuat dugaan telah menimbulkan kerugian keuangan negara yang tidak sedikit,’’ cetus Gunawan.

Gunawan mengatakan, bermula dari dugaan tersebut, tim jaksa penyelidik secara berkesinambungan telah melakukan serangkaian upaya pengumpulan bahan dan keterangan.

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan