Dirongrong Ukraina Kirim Tank Tempur, Sikap Ragu-ragu Kanselir Jerman Disorot Pengamat

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Berlin - Kanselir Jerman Olaf Scholz dari Partai Sosial Demokrat terlihat ragu-ragu untuk mengirim tank tempur atas permintaan Ukraina. 

Dilansir The Guardian, Scholz telah berulang kali mengatakan seharusnya tidak ada "deutscher Alleigang" (artinya Jerman berjalan sendiri), yang telah menjadi tulang punggung kebijakan luar negeri Jerman sejak perang dunia kedua, tetapi semakin ditafsirkan, dari Kyiv ke Washington, sebagai berpotensi berbahaya dan keragu-raguan yang lemah dalam situasi saat ini.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Anton Hofreiter, seorang anggota terkemuka partai Hijau, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Mediengruppe Bayern terkait seruan dari Ukraina itu.

“Cepat atau lambat, kami tidak akan memiliki pilihan lain selain mengirimkan tank tempur barat modern ke Ukraina,” katanya.

Dia mengatakan Rusia sebagian besar telah menghancurkan industri persenjataan Ukraina. Pada saat yang sama, tank Soviet lama yang dimiliki Ukraina menawarkan “perlindungan yang buruk” terhadap serangan Rusia, tambah Hofreiter.

“Saya percaya kita harus mengirimkan tank Leopard secepat mungkin untuk mencegah tentara Ukraina mati secara tidak perlu,” katanya.

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan