Jokowi Dipastikan Bisa Maju Jadi Cawapres 2024, Orang Dekat JK: Masa Iya Jokowi Mau Turun Kelas?

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan tidak ada larangan bagi presiden yang menjabat dua periode untuk maju kembali mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan umum (pemilu) berikutnya. Hal ini dianggap sebagian pihak sebagai sinyal bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pembina Jenggala Center, Iskandar Mandji, menyinggung soal Mantan Wakil Presiden dua periode, Jusuf Kalla (JK). Menurutnya, JK dijamin tidak akan maju di kontestasi Pilpres 2024, sekalipun tidak ada larangan untuk ikut berkompetisi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); "Pak JK nggak akan maju Pilpres. Sebagai mantan wapres 2 periode, beliau sudah menjadi tokoh bangsa, tugasnya mengawasi republik ini," ujar Iskandar Mandji, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Orang dekat JK ini mengamini tidak ada larangan bagi wapres dua periode maju sebagai capres. Demikian juga, dengan presiden dua periode bisa maju sebagai cawapres. Regulasi yang tertuang di Pasal 7 UUD 1945, hanya menegaskan dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. Satu kali masa jabatan.

Politisi senior Partai Golkar ini menjamin, JK tidak berambisi menjadi capres 2024. Saat ini Wapres di era SBY dan Jokowi ini memilih mengabdikan dirinya untuk urusan kemanusiaan seperti memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dewan Masjid Indonesia.

Hal yang sama diyakininya akan ditempuh Presiden Jokowi. Sekalipun, masih kenginan rakyat dipimpin Jokowi. Termasuk, mengambil celah Pasal 7 UUD 1945 yang ditafsirkan bisa menjadi cawapres. Buktinya, dengan munculnya relawan Prabowo-Jokowi untuk 2024.

Sumber: rm.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan