Sudah Tentaranya Kocar-Kacir, Kini Putin Dihadapkan Petisi Para Politikus: Resign Jadi Jalan Keluar yang Damai

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Moskow - Sebuah petisi yang menyerukan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengundurkan diri telah beredar di Rusia sejak Senin (12/9/2022). Puluhan politikus lokal mempertaruhkan hukuman penjara untuk menandatanganinya. 

Ksenia Torstrem, seorang wakil wali kota untuk distrik St. Petersburg mengatakan kepada France24, bahwa dia salah satu pembuat petisi terkemuka yang menuntut pengunduran diri Putin.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); "Kami ingin menyatakan dukungan kami untuk teman-teman kami dari Smolninskoye (distrik St. Petersburg yang pejabat terpilihnya menyerukan agar Vladimir Putin diadili karena pengkhianatan)," kata Torstrem.

"Kami mengagumi keberanian mereka dan hanya bisa menyesali masalah yang mereka hadapi sekarang dengan polisi, yang menuduh mereka mendiskreditkan angkatan bersenjata," imbuhnya.

Petisi, yang awalnya ditandatangani oleh 19 pejabat lokal terpilih Rusia dan diterbitkan pada Senin (12/9/2022), berisi teks singkat yang mengutuk invasi Putin ke Ukraina dan menuntut agar dia mundur.

"Kami, para deputi kota Rusia, percaya bahwa tindakan Presiden Vladimir Putin merugikan masa depan negara dan warganya. Kami menuntut pengunduran diri Vladimir Putin dari jabatan presiden Federasi Rusia," bunyi petisi tersebut, yang telah beredar luas di jejaring sosial dan diangkat oleh beberapa media.

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan