Misteri Kasus KM 50: Komnas HAM Sebut Hanya Unlawfull Killing Hingga Keterlibatan Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Kasus KM 50 hingga kini masih menjadi misteri. Kasus yang menewaskan 6 pemuda laskar FPI itu dipenuhi tanda tanya hingga keterlibatan Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran. 

Fadil Imran sempat ramai pula namanya saat videonya memberi semangat kepada Ferdy Sambo hingga memeluk dan mencium keningnya beredar di dunia maya. Fadil saat itu memberi dukungan dan mempercayai sekenario penuh kebohongan Ferdy. 

Dalam kasus KM 50, bersama PangDam Jaya Dudung Abdurahman, Propam Polri Hendra Kurniawan yang saat ini tersangka obstruction of justice kasus Ferdy Sambo dan Humas Polda Yusri Yunus melakukan Prescon dimana diletakkan senjata api dan senjata tajam yang menurut mereka adalah senjata yang dipakai Laskar untuk menyerang aparat keamanan. 

Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat menjabarkan kekeliruan dalam penjelasan Fadil. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729684060-0'); }); “Fadil Imran terlihat menjelaskan kronologi bahwa 6 laskar tersebut adalah laskar khusus bersenjata tajam dan amat berbahaya. Nyatanya, Menurut kesaksian driver derek di KM 50 Pak Dedi Mardedi, mereka ber-enam masih hidup, meski ada dua yang terluka tembak namun semua masih hidup,” ungkap melalui keterangan tertulis yang diperoleh Duniagital.com, Jumat (16/09/22).

Achmad juga mempertanyakan mengapa hasil akhirnya semua 6 pemuda tersebut terbunuh, dimana mereka terbunuh? Dan kenapa lokasi KM 50 dihancurkan, kenapa CCTV disana hilang, siapa komandan pemilik mobil land cruiser yang memerintah disana? 

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan