BLT BBM Ala Jokowi Ramai Dibandingkan dengan Era SBY, Adian PDIP: Kenaikan BBM di Zaman SBY Siapa pun Boleh Menangis

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelontorkan sejumlah bantuan langsungan tunai (BLT) untuk menekan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini mengundang reaksi pro kontra di masyarakat.

Politikus PDIP Adian Napitupulu memberikan pandangannya. Ia membandingkan progam BLT era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jokowi. Adian menyebut pada era pemerintahan SBY tidak ada bantuan sosial dalam bentuk lain yang diberikan ke masyarakat.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); "Sedangkan Presiden Jokowi ada enam sampai tujuh program sosial lainnya. Ada PKH (Program Keluarga Harapan) dan sebagainya. Ya, akumulasikan saja. Ada satu keluarga yang bisa dapatkan empat sampai lima program," kata Adian, di sela acara pengobatan gratis DPC PDIP Kabupaten Bogor, Jumat (16/9/2022).

Adian menyampaikan selisih perbedaan kenaikan harga BBM antara pemerintah SBY dengan Jokowi. Kenaikan BBM pada kepemimpinan SBY lebih tinggi 200 persen dibandingkan pada masa pemerintahan Jokowi.

"BLT era SBY itu beda, kenapa? Naiknya BBM di era SBY itu 259 persen, di era Jokowi BBM cuma naik 54 persen. Ada selisih 205 persen kenaikan antara SBY dan Jokowi," bebernya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729684060-0'); }); Dia kemudian merinci pada era pemerintahan SBY kenaikan BBM mencapai Rp4.190, sedangkan kenaikan BBM pada Jokowi Rp3.500.

Sumber: genpi.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan