Salah Tangkap? Bjorka Tertawa atas Tindakan Pemerintah

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Dua pemuda Indonesia dituduh oleh kepolisian sebagai orang dibalik hacker Bjorka. Mereka adalah seorang video editor bernama Muhammad Said Fikriansyah (17) dari Gunung Jati, dan yang kedua adalah pemuda dengan berinisial MAH (21) asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Madiun.

Penangkapan ini pun dikomentari oleh Bjorka asli, melalui akun Twitternya, ia langsung mengolok-olok upaya penangkapan tersebut. 

Dia menertawakan dan menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia merasa mereka telah mengidentifikasi saya berdasarkan informasi dari Dark Tracer yang memberi layanan palsu ke pemerintah Indonesia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729684060-0'); }); Melihat fenomena ini, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat mengatakan bahwa dalam hal ini pemerintah telah ceroboh mengumumkan sosok dibalik akun Bjorka. 

“Setelah kemunculan kembali Bjorka saat dua orang yang diduga orang dibalik Bjorka ditangkap membuat publik berpikir bahwa otoritas keamanan telah ceroboh melakukan penangkapan tersebut sehingga membuat upaya perburuan ini tampak memalukan dan tidak profesional,” kata Achmad melalui keterangan tertulis yang diperoleh Duniagital.com, Jumat (16/09/22).

Melihat kasus ini Achmad mengatakan bahwa harus diakui bahwa Bjorka dalam kasus ini berpotensi menjadi ancaman terbongkarnya rahasia-rahasia negara. 

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan