Bukannya Membaik Gegara Berani Lawan Ferdy Sambo, Nasib Bharada E Malah Kian Memburuk!

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan hal menohok terkait hukuman Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J.

Berdasarkan proses rekonstruksi yang digelar beberapa waktu lalu, Taufan mengungkapkan tidak menemukan adanya perintah membunuh yang dilontarkan Ferdy Sambo kepada ajudannya, Bharada E.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Taufan menjelaskan, bahwa Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E untuk menembak bukan membunuh Brigadir J.

“Itu kan berarti bukan disuruh membunuh. Sambo kan bukan bilang ’bunuh Richard, bunuh’. Persepsi Sambo bisa nanti waktu persidangan akan bilang saya tidak bilang bunuh. ‘Saya suruh tembak itu lututnya bukan bunuh,’” jelas Taufan, pada Selasa (13/9/2022).

Lebih lanjut, keterangan Bharada E dan Ferdy Sambo juga soal siapa saja yang menembak pun berbeda.

Bharada E menyebut dia yang menembak, dan yang terakhir adalah Ferdy Sambo. Namun, Ferdy Sambo mengaku tidak menembak Brigadir Joshua. Hanya menembak ke dinding. 

Sumber: soreang.suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan