Amerika Dirayu buat Berikan Jaminan ke Iran, Soal Apa?

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Teheran - Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan Teheran akan serius pada kesepakatan untuk mengaktifkan kembali perjanjian program nuklir 2015 bila ada jaminan dari Amerika Serikat (AS) tidak akan keluar lagi. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara di stasiun televisi.

Bulan lalu Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Teheran membutuhkan jaminan yang lebih kuat dari Washington untuk mengaktifkan kembali Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Iran juga mendesak lembaga pemantau nuklir mencabut "penyelidikan bermotif politik" pada program nuklir Teheran.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Dalam program 60 Minutes di stasiun televisi CBS yang dilakukan Selasa (13/9/2022) lalu Raisi mengatakan bila kesepakatannya bagi dan adil maka Iran akan serius untuk mencapai kesepakatan. Pernyataan ini kembali diungkapkan dalam pidatonya sebelum berangkat ke Majelis Umum PBB di New York pekan ini.

"Ini harus bertahan lama, harus ada jaminan, bila ada jaminan, maka Amerika tidak dapat keluar dari kesepakatan," katanya.

Ia mengatakan AS pernah melanggar janjinya dalam kesepakatan yang menahan program nuklir Iran dengan imbalan dicabutnya sanksi ekonomi AS, Uni Eropa dan PBB itu.

"Mereka melakukan dengan sepihak, mereka mengatakan 'saya keluar dari kesepakatan', kini membuat janji jadi tidak berarti," kata Raisi.

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan