Rakyat Iran Murka Setelah Wanita Mahsa Amini Tewas di Tangan Polisi Moral

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Teheran - Warga Iran marah atas kematian seorang perempuan muda dalam tahanan polisi moral yang menegakkan aturan jilbab yang ketat.

Protes berlanjut dan #MahsaAmini menjadi salah satu tagar teratas yang pernah ada di Twitter berbahasa Persia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Tagar Persia #MahsaAmini telah mencapai 1,63 juta mention di Twitter pada Ahad malam. Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di sekitar University of Tehran pada Minggu. Menurut video yang beredar secara daring, mereka meneriakkan "Perempuan, Kehidupan, Kebebasan".

Perempuan berusia 22 tahun itu meninggal pada Jumat (16/9/2022), setelah mengalami koma usai penangkapannya di Teheran awal pekan ini. Kasus ini telah menyoroti hak-hak perempuan di Iran.

Polisi menolak kecurigaan yang ditayangkan di media sosial bahwa dia dipukuli. Pihak berwenang mengatakan, dia jatuh sakit saat menunggu dengan perempuan lain yang juga ditahan. Polisi sebelumnya mengatakan Amini mengalami serangan jantung setelah dibawa ke stasiun untuk "dididik". Kerabatnya telah membantah bahwa dia menderita penyakit jantung.

"Pihak berwenang mengatakan putri saya menderita kondisi medis kronis. Saya pribadi menyangkal klaim tersebut karena putri saya sehat dan tidak memiliki masalah kesehatan," kata ayah Amini kepada situs berita pro-reformasi Emtedad pada Ahad (18/9/2022).

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan