Diminta untuk Tidak Beralasan Fokus Kasus Ferdy Sambo, Pengamat Minta Kapolri Serius Tangani Konsorsium 303: Belum Ada Klarifikasi Berarti!

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Isu Konsursium 303 muncul ke permukaan radar publik saat kasus Ferdy Sambo menjadi perhatian.

Mengenai perkembangan yang ada, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta serius mengusut bisnis gelap judi online dengan sandi kosorsium 303 Kaisar Sambo.

Kapolri diminta untuk tidak berdalih tengah fokus menangani kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat dengan tersangka utama Ferdy Sambo selaku mantan Kadiv Propam Polri.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Pengamat kepolisan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto menilai sejauh ini belum terlihat keseriusan Polri membongkar praktik judi online dengan sandi kosorsium 303 Kaisar Sambo. Padahal, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengungkap adanya aliran transaksi judi online mencapai Rp155 triliun yang mengalir ke rekening anggota Polri, pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga.

"Tidak sesuai dengan jargon responsibilitas. Belum ada klarifikasi yang berarti terkait bagan konsorsium 303," kata Bambang dilansir dari Suara.com, Selasa (20/9/2022).

Polri menurut Bambang, tidak bisa berdalih tengah fokus menangani perkara pembunuhan Brigadir J untuk mengesampingkan isu adanya bisnis gelap judi online dengan sandi kosorsium 303 Kaisar Sambo. Apalagi, dalam diagram yang beredar terdapat beberapa perwira menengah hingga perwira tinggi Polri yang diduga terlibat di dalamnya.

Sumber: suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan