Gawat! Isu Imigran dan Perang Terbuka Demokrat Vs Republik di Amerika

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Isu imigran merupakan isu domestik Amerika Serikat yang mengemuka di masa Presiden Donald Trump berkuasa. Itu karena, AS adalah negara besar tempat tujuan  warga dunia untuk mengejar mimpi-mimpinya yang disebut sebagai American Dream.

Terkait para imigran di AS, sebagian pihak di Amerika menganggap masuknya banyak imigran ke negeri Paman Sam memunculkan banyak masalah. Dari masalah persaingan kesempatan kerja, budaya, dan agama yang dibawa para imigran yang kerap bergesekan dengan masyarakat asli AS sampai munculnya banyak kriminalitas yang ditimbulkan dari para imigran.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Donald Trump ketika maju menjadi presiden AS yang akhirnya terpilih mengangkat masalah imigran ini menjadi kampanye politiknya. Salah satu slogan kampanye Trump, American First dan Makes Amerika Great Again adalah kebijakan pembatasan imigran yang akan masuk ke AS dan lebih mendahulukan kepentingan penduduk asli Amerika dibanding kaum imigran atau pendatang di Amerika.

Soal American First dan Make America Great Again, Trump berhasil menarik suara penduduk AS kala itu. Ia menjadi presiden ke-45 AS dan menjabat pada periode 2017-2021.

Pembatasan masuknya kaum imigran ke AS yang mengacu pada tiga kebijakan yaitu nasionalisme, anti-imigran dan anti-muslim. Ketiganya juga didukung oleh kebijakan luar negeri AS pada era Trump yang lebih menekankan pada isolasionisme dan proteksionisme; sesuai dengan slogan kampanye Trump American First, yaitu; Make America Great Again yang diaplikasikan ke berbagai kebijakannya.

Kebijakan politik Trump yang dianggap anti imigran terutama imigran yang berasal dari negara negara muslim ini banyak dikritisi oleh banyak pihak di dalam negeri Amerika sendiri karena kebijakan ini dianggap menciptakan pembelahan dan segregasi di AS yang selama ini tidak terjadi. AS yang merupakan "kampung" global adalah negara yang terbuka oleh siapa pun warga dunia untuk datang ke AS mewujudkan American Dream-nya tapi dengan tetap menjalankan dan menaati aturan dan konstitusi AS. 

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan