Ketua SEMMI Jakarta Desak Kapolri Nonaktifkan Kapolda Fadil Imran Terkait Kasus KM 50 Pengawal Habib Rizieq, Ini Alasannya!

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Nama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kembali disebut seiring dengan desakan pengusutan ulang kasus KM 50 tewasnya pengawal Habib Rizieq di tangan oknum kepolisian. 

Mengenai hal ini, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Jakarta (SEMMI Jakarta) Febriansyah Putra meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menonaktifkan Irjen Fadil Imran.

Hal tersebut tak lepas dari kejadian KM 50, yang mana dalam kasus tersebut sebanyak enam anggota FPI dinyatakan meninggal dunia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); "Kami minta Kapolri Nonaktifkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Kasus ini kalau diamati sejenis dengan kasus Ferdy Sambo, ada dugaan-dugaan atau kejanggalan dalam kasus itu yang harus dibuka dan diungkap kembali," kata Febriansyah Putra dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Febri juga menyebut dalam kasus KM 50 penuh kejanggalan lantaran pengungkapan kasusnya hanya dari kacamata pihak kepolisian saja.

"Lalu hilangnya CCTV, kemudian TKP justru sudah dibersihkan. Siapa komandan pemilik mobil Land Cruiser yang memerintah di sana? dan masih banyak kejanggalan lainnya," jelas dia.

Sumber: genpi.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan