Meski Telah Disahkan, Menkominfo Sebut UU Pelindungan Data Pribadi Belum Sempurna

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, mengakui bahwa Undang-undang (UU) Pelindungan Data Pribadi (PDP) yang baru saja disahkan hari ini belum jadi peraturan yang sempurna. Namun begitu, ia meyakini bahwa ke depannya UU PDP akan terus disempurnakan sesuai perkembangan teknologi dan masyarakat.

"Belum tentu dia [UU PDP] sempurna. Namun terus akan disempurnakan sejalan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi dan perubahan-perubahan di masyarakat," kata Johnny saat konferensi pers, Selasa (20/9/2022).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Dengan disahkan UU PDP, Johnny menyebut ini merupakan tonggak sejarah kemajuan perlindungan data pribadi di Indonesia.

"Undang-undang PDP ini kami siapkan untuk diterapkan seluruh pihak yang memproses data pribadi masyarakat, baik perseorangan, korporasi pemerintah, pihak swasta, sampai dengan berbagai institusi mengoperasikan layanan di Indonesia baik yang berasal dari dalam negeri atau dari Indonesia maupun yang dari luar negeri," jelasnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, beleid yang terdiri dari 16 BAB dan 76 pasal ini mengatur hal-hal mendasar untuk melindungi data pribadi individual. Di antaranya, hak subjek data pribadi atau hak orang perseorangan yang pada dirinya melekat data pribadi, ketentuan pemrosesan data pribadi, kewajiban para pengendali dan prosesor data pribadi, pembentukan lembaga perlindungan data pribadi serta pengenaan sanksi.

"Secara spesifik terkait lembaga PDP sesuai pasal 58 sampai dengan 60 UU PDP yang baru disahkan tadi lembaga tersebut berada di bawah lembaga presiden dan bertanggung jawab kepada presiden," tutur Johnny.

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan