Kemerdekaan Republik Donbass di Depan Mata, Rusia Bisa Girang, Maaf Ya Ukraina!

  • Bagikan
X

Duniagital.com, Moskow - Referendum untuk bergabung dengan Federasi Rusia akan diadakan di Republik Rakyat Lugansk dan Donetsk (LPR dan DPR) dari 23-27 September, para pemimpin negara mengumumkan pada Selasa (20/9/2022).

Kepala LPR Leonid Pasechnik adalah orang pertama yang menandatangani undang-undang tentang “mengadakan referendum publik di republik tentang dimasukkannya wilayah itu ke dalam Federasi Rusia,” setelah parlemennya dengan suara bulat mendukung langkah tersebut dan menetapkan tanggal pemungutan suara.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1647729625996-0'); }); Keputusan LPR itu segera diikuti oleh Ketua DPR Denis Pushilin yang menyatakan bahwa negaranya juga akan menggelar referendum serupa pada tanggal yang sama. Pushilin mengatakan dia sudah memperkenalkan undang-undang terkait di parlemen DPR.

Rusia mengakui kedua wilayah itu sebagai wilayah merdeka pada Februari, tetapi sebagian besar dunia masih menganggapnya sebagai bagian dari Ukraina. Namun, Kiev kehilangan kendali de facto atas keduanya pada tahun 2014, ketika penduduk setempat menolak hasil kudeta Maidan yang didukung Barat.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, Pushilin mendesak yang terakhir untuk mempertimbangkan memasukkan DPR di wilayah Federasi Rusia jika orang menyetujui unifikasi selama plebisit.

“Orang-orang Donbass yang telah lama menderita layak menjadi bagian dari Negara Besar, yang selalu mereka anggap sebagai Tanah Air mereka. Peristiwa ini akan menjadi pemulihan keadilan sejarah, permulaan yang didambakan jutaan orang Rusia,” tulisnya, dilansir RT.

Sumber: wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan